Beranda > Tips > Tips Sehat Berkomputer

Tips Sehat Berkomputer

September 11, 2009

Keluhan yang paling sering dikemukakan oleh para pengguna komputer adalah :

kelelahan penglihatan atau sering pula disebut ‘ketegangan mata’. Gejalanya bervariasi antara lain sakit kepala, ketidaknyamanan penglihatan, nyeri di mata bagian samping, pandangan kabur, bahkan pandangan ganda.

 Secara umum, keluhan ini merupakan efek samping dari peralatan yang dipakai selama bekerja, ketidakseimbangan desain tempat kerja, lingkungan kerja, sikap pengguna komputer, atau dari metode bekerja yang tidak sesuai. Selain kelelahan penglihatan, kelelahan badan juga sering dikeluhkan para pengguna komputer. Gejala kelelahan itu biasanya terasa pada bagian leher, bahu, tangan dan punggung bagian belakang. Selain itu, beberapa pengguna komputer juga mengeluhkan gangguan di bagian tubuh lainnya seperti pada pergelangan tangan.

Untuk mengatasi hal itu, beberapa ahli menganjurkan agar para pegawai yang bekerja dengan komputer mesti pintar-pintar mencuri waktu untuk istirahat. Selama beristirahat, mereka bisa melemaskan ketegangan otot dengan menggerakkan bagian tubuh antara lain lengan, bahu, kepala, pinggang, dan kaki. Frekuensi istirahat ini hendaknya dua menit untuk setiap 40 menit. Jika dilakukan, ini akan lebih baik ketimbang Anda beristirahat selama 15 menit setiap 2 jam bekerja.

 Berikut ini, adalah tips yang bisa Anda jadikan acuan agar terhindar dari problem kesehatan akibat bekerja di depan komputer.

 1. Layar Komputer Ingat, bahwa letak dan pencahayaan pada layar komputer yang tidak tepat akan menimbulkan keluhan ketegangan mata dan sakit kepala. Cahaya yang silau bisa menimbulkan ketegangan pada mata, karena itu refleksi cahaya yang berasal dari jendela atau sumber cahaya lain sebaiknya dihindari.

Perbedaan yang kontras antara terangnya layar komputer dengan lingkungan sekitarnya jangan terlalu besar. Karena itu usahakan lingkungan di sekitar meja kerja Anda tidak terlalu terang atau gelap.

Komputer hendaknya diletakkan di sudut jendela. Jika layar komputer menghadap jendela, ia akan menimbulkan refleksi yang tidak nyaman, sementara bila terlalu jauh dari jendela akan menimbulkan kontras pencahayaan yang terlalu besar.

Pastikan bahwa layar dan keyboard Anda bebas dari debu. Gunakan pengatur terang dan kontras untuk menyesuaikan cahaya Jika memungkinkan, pengguna hendaknya tepat berada di depan layar komputer, karena bila posisinya miring terhadap layar, selain sulit untuk membaca hasil pekerjaan juga akan menimbulkan kelelahan leher dan bahu.  Jarak antara layar dengan mata sebaiknya antara 35 sampai 70 cm. Hal itu juga ditentukan oleh besarnya layar komputer Anda. Letakkan komputer Anda sejajar sudut pandangan. Jika ia terlalu tinggi atau rendah bisa mengakibatkan kelelahan leher.

 2. Kursi Posisi meja atau kursi yang tidak tepat bisa menimbulkan kelelahan pada bagian tubuh seperti leher, bahu, pinggang dan punggung bagian atas dan bawah.

Ketika duduk, bahu Anda sebaiknya rileks dengan tangan sejajar badan, sementara siku berada di garis yang sama dengan meja. Ketika lengan membentuk sudut 90 derajat, lengan atas Anda harus ada pada ketinggian yang sama dengan keyboard.

Pastikan bahwa ketinggian kursi memungkinkan Anda duduk dengan nyaman dengan kedua kaki di lantai. Jika perlu, gunakan tempat istirahat kaki.

Sandaran kursi juga harus diupayakan bisa membantu Anda bekerja dengan nyaman.

 

3. Mouse

Jika tidak digunakan dengan benar, penggunaan mouse bisa membuat pergelangan tangan tidak nyaman. Karena itu dekatkan ia dengan tempat kerja Anda dan letakkan setinggi keyboard.

Jangan cengkeram atau meremaskan tangan ketika menggunakannya.

Letakkan lengan dalam satu garis lurus dan jangan menekan otot.

Jangan pegang mouse terlalu kuat.

%d blogger menyukai ini: