Beranda > Tak Berkategori > Diet Asam Folat dapat Menurunkan Risiko Kanker Pankreas

Diet Asam Folat dapat Menurunkan Risiko Kanker Pankreas

September 2, 2009

Tingginya kadar asam folat yang terkandung di dalam makanan tampaknya dapat mengurangi risiko terjadinya kanker pankreas, namun bukan asam folat yang berasal dari suplemen, laporan hasil penelitian terhadap partisipan dari Swedia.

 Asam folat adalah vitamin B yang secara alami didapatkan pada berbagai jenis buah dan sayuran. Pemerintah US baru-baru ini menganjurkan pabrik produk makanan untuk menambahkan asam folat pada produk makanan yang di produksi seperti pada pasta atau makanan kering.

Beberapa waktu yang lalu telah dilakukan penelitian tentang asam folat dapat digunakan untuk melawan terjadinya kanker kolorektal dan payudara, laporan Dr. Susanna C. Larsson dan timnya yang dipublikasikan dalam Journal of the National Cancer Institute.

Untuk membuktikan bahwa asam folat juga bermanfaat melawan terjadinya kanker pankreas, Larsson, dari Karolinska Institute, Stockholm, dan timnya melakukan penelitian kohort yang melibatkan 36,616 wanita dan 45.306 laki-laki, yang berusia 45 hingga 83 tahun pada tahun 1997.

Setelah dilakukan pemantauan selama 6-8 tahun, terdapat 135 kasus kanker pankreas. Para ahli meneliti data mengenai faktor yang mempengaruhi seperti demografi, merokok, BMI, diabetes, olahraga dan diet buah, sayuran, kalori, karbohidrat dan alkohol yang dikonsumsi.

Partisipan yang mengkonsumsi makanan kaya asam folat (350 mikrogram per hari atau lebih) kurang dari 75% yang menderita kanker pankreas dibandingkan partisipan yang mengkonsumsi diet asam folat sedikit (kurang dari 200 mikrogram per hari).

Meskipun demikian asam folat yang berasal dari suplemen ternyata tidak berpengaruh terhadap kanker pankreas. Partisipan yang mengkonsumsi suplemen asam folat 300 mikrogram per hari atau lebih dengan mereka yang tidak mengkonsumsi suplemen memiliki risiko yang sama mengalami kanker pankreas.

Menurut teori Larsson grup diet asam folat akan menekan risiko terjadinya kanker pankreas, kemungkinan asam folat yang berasal dari makanan akan bekerja dan bertahan lebih lama di dalam tubuh dibandingkan asam folat yang berasal dari suplemen.

Kesimpulannya adalah mengkonsumsi makanan kaya kandungan asam folat akan lebih bermanfaat. Para ahli tersebut tidak merekomendasikan melakukan peningkatan penggunaan suplemen asam folat untuk tindakan pencegahan kanker pankreas.
(idionline/Kalbefarma)

%d blogger menyukai ini: