Beranda > HIV > OBAT AIDS

OBAT AIDS

Kelihatannya Tuhan mulai membuka Hikmat para Ilmuwan di Armenia sehingga

diketemukannya Obat penyembuh AIDS yang diberi nama sesuai negara penemunya

yaitu Armenicum yang telah terbukti sanggup menyembuhkan AIDS dengan relatif

singkat. Cerita singkatnya sbb:

 

Sejarah penemuan:

Akhir tahun 80’an group penyelidik obat-obatan Armenia dan ilmuwan2

bergabung menyelidiki ttg. AIDS. Akhirnya kerja mereka dimahkotai dengan

sukses. Mereka membuat preparat yang dinamai Armenicum yang bisa

menghilangkan virus HIV dari darah manusia dan mengembalikan system

kekebalan seseorang. Sebelum penemuannya resmi di umumkan preparat ini telah

menjalani serangkaian test di lab. Awalnya dicobakan pada hewan2, hanya

karena kemudian seorang dari anggota group itu mencoba obat itu pada dirinya

sendiri pada musim panas th. 1998, ternyata membawa hasil yang memuaskan.

Akhirnya pada February 1999 penemuan ini diketahui oleh dunia setelah

berhasil menyembuhkan sekitar 130 penderita. Sampai sekarang semua masih

sembuh, dan mereka masih terus dimonitor dan dipelajari secara rutin untuk

meyakinkan tidak ada virus lagi yang ditemukan dalam tiap kasus.

 

Apa itu Armenicum?

Komponen-komponen dari obat ini tidak di publikasikan untuk alasan security,

dan kerahasiaan ini menjadi kerahasiaan pemerintah Armenia.

Tetapi ada yang kita bisa cirikan dari obat Armenicum ini yaitu cairan yang

berwarna coklat kelam dan di berikan ke pasien melalui suntikan.

Suntikan ini dapat menyebabkan pasien demam dan dapat menyebabkan sakit

kepala yang akan berakhir menjadi normal kembali setelah 3 jam.

Ketika injeksi diberikan melalui pembuluh nadi, rasanya panas spt. terbakar

yang dapat dikurangi dengan jalan memperlambat injeksinya.

Semua pasien yang disuntik dengan Armenicum mengatakan mengalami perubahan

besar setelah disuntik, mereka merasa lebih kuat dan berkeinginan untuk

jalan-jalan dan lari, serta merasa lebih nyaman. Sebelah beberapa kali

suntikan biasanya berat badannya naik, fenomena herpes hilang, luka-luka

cepat sembuh, suara dan napas membaik dst.

Dan yang terpenting obat ini tidak menunjukkan effect sampingan.

Nikolai Kolesnikov (20 th) penduduk Kaliningrad Rusia telah selesai

mendapatkan terapi Armenicum yang dimulai Maret tahun ini, dikabarkan CD-T

lymphocytes sebelumnya 470 /microliter tapi sekarang telah naik menjadi

1.150 setelah diobati (Normalnya antara 800 – 1200).

Perbandingan CD4T terhadap CD8 yang merupakan indikasi kekebalan tubuh

seseorang telah naik secara drastis.

[Nikolai menjadi sangat terkenal karena diundang ke Hamburg dan diadakan uji

klinis ulang, ternyata didapatkan hasil yang Bias yaitu tidak sebagus yang

disebutkan di atas sehingga menimbulkan perdebatan, tapi walaupun begitu

Armenicum masih di anggap effektif].

 

Penyakit Apa yang bisa disembuhkan oleh Armenicum?

Armenicum ternyata dapat membunuh semua macam virus terutama hepatitis C.

Tapi ilmuwan Armenia membantahnya ketika diminta konfirmasinya, mungkin

termasuk skenario untuk menyimpan rahasia. Banyak yang berharap bila

Armenicum juga bisa menyembuhkan kanker, sayangnya tidak, tapi ilmuwan2

Armenia mengadakan beberapa reset ke arah itu juga.

 

Bagaimana Orang Asing bisa memperoleh pengobatan di Armenia?

Orang Asing yang ingin harus mengajukan ke Misi Armenia di negara2 yang

ditunjuk. Tidak seorangpun pasien yang akan memperoleh pengobatan bila tidak

mendapat undangan, pemerintah Armenia akan mendeportasi mereka yang mencari

pengobatan tanpa status yang legal.

Diantara daftar tunggu untuk mendapatkan visa khusus ini adalah bintang bola

basket terbesar: Ervin “Magic” Johnson.

 

Beberapa negara sedang menjajaki kerjasama pengobatan dengan pemerintah

Armenia salah satunya Jepang. Jumlah obat Armenicum yang diproduksi belum

banyak karena terbatasnya bahan baku dan dana sementara penderita HIV di

Rusia secara umum dan di Armenia khususnya masih sangat banyak.

Seorang penderita yang sudah parah memerlukan 6 sampai 12 kali suntikan.

 

Armenicum sendiri belum mendapatkan licensi dari WHO dikarenakan WHO tidak

bisa memberikan licensi bila kandungan obat tersebut tidak diketahui. Lha

bagaimana bisa diketahui kalau masih dirahasiakan?

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: