Beranda > Hepatitis > Hepatitis

Hepatitis

Hepatitis adalah peradangan atau  infeksi pada sel-sel hati.  Penyebab hepatitis yang paling sering adalah virus, yang dapat menyebabkan pembengkakan dan pelunakan hati. Sampai saat ini sudah ditemukan tujuh macam virus hepatitis (A, B, C, D, E, F, G, TT).  Namun virus hepatitis yang terpenting adalah virus hepatitis A, B, dan C.Dari sekian banyak jenis hepatitis yang sering menimbulkan masalah adalah hepatitis B dan C.

 

Penyebab hepatitis sangat beragam: minum alkohol berlebihan; penyalahgunaan obat/terlalu oevr dosis (misal: obat anti demam) dan infeksi virus .

 Gejala hepatitis kadang tampak sangat ringan dan sering disangka sakit flu, sehingga penderita tidak menyadari sedang menderita penyakit hepatitis. Gejalanya yaitu: lemah, lesu, nyeri otot, demam ringan, kurang nafsu makan, kuning (bagian putih mata dan kulit) dan air seni berwarna gelap, kotoran pucat.

 

HEPATITIS A

Penyebab Hepatitis ini disebabkan karena penderita tertular makanan dan minuman yang tercemar tinja yang mengandung virus hepatitis A. Virus juga ditemukan pada kerang yang diternakan pada air yang kotor.

 

Gejala hepatitis A:

Seseorang yang terinfeksi oleh virus hepatitis A mungkin tidak menunjukkan gejala apapun, terutama pada anak-anak di bawah  usia 2 tahun.  Gejala yang mungkin timbul antara lain: muntah, mual, lemah, nyeri pada daerah hati, demam, urin berwarna kuning sampai kecoklatan, tinja berwarna coklat

 

Pencegahan

Imunisasi terhadap hepatitis A (imunisasi ini hanya melindungi dari virus A tidak terhadap virus B)

angan makan kerang mentah atau setengah matang

Penderita hepatitis A harus mencuci tangan dengan bersih setelah selesai dari toilet/WC

Penderita juga sebaiknya tidak menyiapkan makanan baik untuk keluarga maupun sebagai juru masak di restoran

 

HEPATITIS B  

 Sebagian besar penderita hepatitis B akan sembuh tuntas dan mempunyai kekebalan seumur hidup. Tetapi ada juga yang gagal untuk memperoleh kekebalan seumur hidup dan akan terus menerus membawa virus hepatitis B di dalam darahnya. Orang-orang seperti ini disebut sebagai pembawa kuman (carrier) dan dapat menjadi sumber penularan. Mereka juga mempunyai resiko tinggi terserang kanker hati 10-20 tahun kemudian.

 

Cara Penularan:

Parenteral Merupakan cara penularan yang paling terkenal dimanan terjadi penembusan kulit atau mukosa misalnya melalui suntikan , tranfusi darah, tindakan operatif, perawatan gigi, tusuk jarum atau pembuatan tatto.

Hubungan antar individu. Penularan virus hepatitis B ini dapat pula terjadi melalui hubungan antar individu yang erat dan hubungan kelamin.

Vertikal

Yaitu penularan dari ibu yang mengidap HbsAg kepada bayi yang dilahirkan.

 

 

Hepatitis B

terdapat Beberapa Petunjuk Serologis antara lain: HbsAg

adalah antigen pada virus hepatitis B. HbsAg akan (+) bila ada virus di dalam tubuh,

sehingga merupakan petunjuk adanya infeksi virus Hepatitis B.

Anti HbsAg

Antibodi humoral yang timbul akibat adanya HbsAg. Antibodi ini dapat dijadikan petunjuk kesembuhan klinis.

Umumnya antibodi ini ada seumur hidup pada seseorang.

HbcAg

Antigen yang terdapat dalam partikel inti, sering hanya terdeteksi dalam jaringan hati.

Anti Hbc

Timbul akibat adanya HbcAg. Antibodi ini juga akan positif setelah HbsAg (+).

HbeAg

Merupakan petunjuk virus Hepatitis B dalam keadaan tidak aktif.

HbeAg (+) : infeksi aktif

HbeAg (-) : infeksi sudah mereda

Anti Hbe

Timbul terhadap adanya HbeAg. Anti Hbe (+) bila infeksi virus dalam keadaan tidak aktif.  

Gejala hepatitis B

Timbul terhadap adanya HbeAg. Anti Hbe (+) bila infeksi virus dalam keadaan tidak aktif.

 

Gejala Klinis 

Hepatitis B dibagi menjadi 2 yaitu : infeksi akut dan infeksi kronis (persisten)

 

Gejala klinis Hepatitis B akut:

masa tunas berkisar antara 40 – 180 hari : tidak nafsu makan, mual, muntah, nyeri sendi, nyeri kelapa, demam, skin rash (kadang-kadang), perubahan warna air seni, warna kulit menjadi ikterik dan nyeri tekan diperut kanan bawah.

 

Gejala klinis Hepatitis B kronik:

Kira-kira 5-10 % penderita Hepatitis akut akan mengalami stadium kronik. Dalam hal ini HbsAg muncul pada masa tunas dan titernya akan naik. HbsAg akan positif dan tetap ada sampai tahunan/ seumur hidup. Anti Hbs juga akan meningkat sangat tinggi. Bisanya gejala akut berlangsung 1-6 bulan diikuti dengan gejala-gejala kegagalan hati.

 

Pengobatan:

Belum ada pengobatan spesifik untuk infeksi Virus B. Penderita dianjurkan beristirahat yang banyak, dan makanan yang diberikan makanan lunak serta tidak mengandung banyak lemak.

 

Pencegahan:

· Vaksinasi, imunisasi terhadap hepatitis B pada bayi baru lahir

· Pencegahan Penularan parenteral dengan sterilisasi alat-alat yang akan digunakan misalnya jarum suntik.

 

 

 

 

 

Hepatitis C

Hepatitis C bersifat menular serta dapat mengarah pada peradangan hati seumur hidup;  seperti: hepatitis kronik, sirosis, gagal fungsi hati, kanker hati dan masalah-masalah yang mengganggu sistem pertahanan tubuh (sistem imun). Penyebab  hepatitis C adalah virus hepatitis C

 

Gejala hepatitis C

Gejala hepattitis C seperti orang terserang influensa (lemas, mual, muntah, diare dan sendi atau otot terasa nyeri); warna kekuningan pada kulit (jaundice), pembengkakan pada perut, gatal dan urin berwarna gelap.

 

Pencegahan

Hepatitis C sulit ditangani. Yang dapat Anda lakukan agar tubuh sehat dan meredakan gejala-gejala yang ditimbulkan,

antara lain:

Hindari alkohol dan penggunaan obat-obatan tertentu yang dapat mempengaruhi organ hati

Diet seimbang, yaitu diet rendah lemak, tinggi serat dan buah-buahan serta sayur-sayuran

Jangan lupa minum obat secara teratur

 

 

Tips Untuk PENDERITA HEPATITIS

 

Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para penderita hepatitis :

 

• Hindari komsumsi alkohol.
•Hindari obat-obatan yang dapat merusak hati, misalnya acetaminophen.
• Diet sehat & seimbang ( – Perbanyak buah, sayur, whole grains dan protein bebas lemak.) • Latihan fisik secara teratur.
• Istirahat cukup.
Semoga bermanfaat.

sumber :  (idionline/NeT)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: