Beranda > Tulang > Cegah Osteoporosis Sedini Mungkin

Cegah Osteoporosis Sedini Mungkin

Osteoporosis atau rapuh tulang merupakan penyakit yang sama sekali tidak dapat dirasakan dan sulit dideteksi sejak awal. Upaya pencegahan penyakit semenjak dini merupakan langkah penting yang harus dilakukan, terutama bagi orang yang memang berisiko tinggi.

Menurut Health Research Manager dari New Zealand Milk, Dr. John Smart, upaya pencegahan osteoporosis semejak dini adalah hal yang sangat penting mengingat penyakit ini mulai berkembang seiring dengan bertambahnya usia yang diiringi menurunnya kepadatan dalam mineral tulang.

“Sejalan dengan usia yang meningkat, kita semua akan mengalami penipisan tulang dan kita tidak dapat menghindariya. Namun demikian, penipisan mineral tulang ini dapat dicegah atau diperlambat sedini mungkin melalui berbagai upaya yang salah satunya adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi,” ujar Smart dalam acara konferensi pers hasil riset tentang Peranan Diet Kalsium dalam Mengurangi Laju Kehilangan Massa Tulang yang diadakan di Jakarta, Jumat (27/4).

Smart menjelaskan, osteoporosis adalah jenis penyakit yang menyerang diam-diam dan baru dapat diketahui begitu seseorang mulai mempermasalahkan rasa nyeri yang berkepanjangan pada beberapa bagian tulangnya, atau bahkan terungkap setelah terjadi fracture (patah tulang).

Oleh sebab itu, jika ingin terhindar dari rapuh tulang, kata dia, seseorang sebaiknya membiasakan diri menjalankan pola hidup sehat. Antara lain, olah raga dengan menggunakan berat badan (weight bearing), makan lima sempurna dengan kalsium dan vitamin D yang memadai, serta menghindari faktor makanan dan obat yang menyebabkan osteoporosis.

Sebagaimana penyakit lainnya, kata Smart, pencegahan osteoporosis sebenarnya jauh lebih murah dari pada pengobatannya. Pencegahan primer osteoporosis adalah mengupayakan pencapaian kepadatan tulang Bone Mineral Density (BMD) puncak setinggi mungkin, diikuti pencegahan kehilangan massa tulang.

Dalam merealisasikan hal itu, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mencukupi kebutuhan kalsium setiap hari. Angka kecukupan kalsium rata-rata yang dianjurkan (per orang per hari) adalah 500 mg sampai 800 mg, namun untuk usia lanjut dan wanita menopause para ahli cenderung menganjurkan asupan sekitar 1.000 mg/hari.

Untuk memenuhi kebutuhan kalsium tersebut, Smart menyebutkan salah satu upaya alternatif dengan mengkonsumsi susu berkalsium tinggi. Menurutnya, konsumsi susu berkalsium tinggi setiap hari dapat memberikan keuntungan besar kesehatan bagi tulang.

“Penduduk Asia pada umumnya memiliki konsumsi kalsium yang rendah, termasuk Indonesia. Dengan meningkatkan konsumsi susu berkalsium tinggi setiap hari dapat memberikan keuntungan bagi kesehatan tulang,” tandasnya. (ac)

Kategori:Tulang Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: