Beranda > Tips > Makanan Penuh Gula Berefek Pahit Bagi Kesehatan

Makanan Penuh Gula Berefek Pahit Bagi Kesehatan

MEMUSAKAN diri dengan mengkonsumsi es krim penuh coklat yang kental, donat penuh gula, dan soda ukuran super akan membuat anda mendapatkan beberapa reaksi yang tidak begitu sehat dari tubuh anda, demikian laporan dari University of Buffalo.
       

Penelitian itu menunjukkan jika kadar gula dalam darah anda meningkat, maka jumlah radikal bebas anda akan meningkat pula. Dan hal itu amat buruk, karena radikal-radikal bebas ini merupakan molekul-molekul yang merusak sel-sel dalam pembuluh darah dan organ-organ tubuh lainnya. Kehadiran radikal-radikal bebas dalam darah adalah langkah pertama dari timbulnya serangkaian kejadian yang menyebabkan pembuluh darah yang menuju ke arah jantung dan otak menjadi terhalang oleh timbunan lemak. Dan hal ini akan mengakibatkan terjadinya serangan jantung dan stroke.
       

Untuk penelitian tersebut, sejumlah 14 relawan berpuasa selama 12 jam, kemudian mereka meminum secangkir air yang mengandung 75 gr glukosa?hampir sama dengan jumlah gula (walaupun jenisnya berbeda) yang ada dalam 2 kaleng minuman bersoda. Sekitar 6 relawan yang lain meminum air dengan pemanis buatan.
       

Kemudian para relawan tersebut melakukan tes darah. Mereka yang mengkonsumsi minuman dengan gula menunjukkan bahwa jumlah radikal bebas mereka meningkat dua kali lipat dalam waktu 2 jam, menurut penelitian itu. Namun pada mereka yang mengkonsumsi minuman dengan pemanis buatan menunjukkan tidak ada perubahan dalam jumlah radikal bebas. Para peneliti juga menemukan bahwa kadar tokoferol-a, yaitu bentuk aktif dari Vitamin E?yang memerangi radikal-radikal bebas?menurun sekitar 4%. Penemuan tersebut muncul dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism.
       

Para peneliti bahkan juga menemukan bahwa mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein dan lemak juga dapat meningkatkan radikal-radikal bebas, namun jumlahnya tidak sama dengan yang ditimbulkan oleh glukosa. Hasil-hasil penemuan tersebut akan dipublikasikan tahun ini. “Apa yang dimaksud oleh penelitian ini adalah hal ini merupakan kaitan pertama antara konsumsi nutrisi dan suatu peningkatan jumlah radikal bebas,” kata ketua penelitian Dr. Paresh Dandona, direktur divisi endokrinologi, diabetes dan metabolisme di New York University.
       

Selain itu, mereka juga menemukan bahwa jumlah radikal bebas menurun menjadi 50% setelah berpuasa selama 48 jam dan bahwa orang-orang gemuk yang mempertahankan diet dengan jumlah 1.000 kalori/hari selama satu bulan, berat badannya tidak hanya berkurang sekitar 8 kg, namun jumlah radikal bebas juga akan berkurang lebih dari separuhnya.

Sumber: satumed.com, satunet

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: