Beranda > Diabetes > Gula Tidak Baik Untuk Pembuluh Darah

Gula Tidak Baik Untuk Pembuluh Darah

KELEBIHAN gula pada aliran darah merangsang timbulnya radikal bebas, yakni molekul oksigen yang diketahui bisa merusak sel-sel yang melapisi pembuluh darah dan organ-organ lainnya.      

Pengrusakan oleh radikal bebas bisa menyebabkan peradangan dan memulai terbentuknya penumpukan plak yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah arteri dan penyakit kardiovaskular. Para peneliti Amerika Serikat telah menemukan bahwa kadar gula darah yang tinggi, seperti yang terdapat pada para penderita diabetes yang kurang terkontrol, bisa menghasilkan pembentukan radikal bebas.
Dr. Paresh Dandona, ketua peneliti yang dilakukan oleh University of Buffalo ini, mengatakan ?Kami telah lama mengetahui bahwa konsumsi makanan tertentu, terutama makanan yang mengandung antioksidan vitamin A, E dan C, bisa membantu menangkal kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Tapi, inilah untuk pertama kalinya ditunjukkan bahwa nutrisi juga mempunyai peran dalam membangkitkan radikal bebas.?
       

Penelitian yang dilakukan pada penderita diabetes telah menunjukkan bahwa bila mereka dengan obesitas mengalami penurunan berat badan, maka terjadi penurunan radikal bebas yang sepadan, yang meningkatkan kemungkinan bahwa jenis makanan tertentu turut ambil bagian dalam menghasilkan radikal bebas.
       

Untuk membuktikan hipotesa tersebut, para peneliti memberikan minuman yang mengandung 75 gr glukosa kepada 14 orang pria dan wanita sehat yang telah menjalani puasa selama 12 jam, dan kemudian memeriksa darah mereka untuk mencermati adanya radikal bebas pada satu, dua dan tiga jam berikutnya. Para peneliti mendapati adanya peningkatan radikal bebas secara bermakna.
       

Dr. Dandona menyimpulkan, ?Keterkaitan antara nutrisi dan kerusakan akibat oksidasi sangat penting karena kerusakan oksidatif pada lemak, terutama lemak jenis lipoprotein densitas rendah (LDL), bisa menyebabkan aterosklerosis. Hasil temuan ini membuka jalan bagi suatu penelitian terhadap efek bahan gizi makro (makro nutrien) terhadap pembangkitan radikal bebas dan kerusakan oksidatif.?

Sumber: satumed.com, satunet

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: