Beranda > Balita > Penurunan resiko terkena kanker payudara

Penurunan resiko terkena kanker payudara

Dalam publikasi yang termuat dalam jurnal ilmiah American Journal of Epidemiology January awal tahun 2001, Prof. Tongzhang Zheng ahli epidemiologi dan kesehatan masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Yale, AS menyimpulkan bahwa menyusui anak selama lebih dari 2 tahun lamanya akan mengurangi resiko wanita terkena kanker payudara sampai dengan setengahnya. Kesimpulan ini memperkuat suatu studi terdahulu yang diadakan pada tahun 1980-an yang dilakukan di Shanghai, Beijing, dan Tianjin yang pernah mengungkap temuan, bahwa  terjadi 50% penurunan atas resiko kanker payudara bagi wanita yang selama usia hidupnya menyusui anak-anaknya selama total waktu sampai 109 bulan lamanya, jika dibanding dengan wanita yang tidak pernah

menyusui anaknya.

Kelompok peneliti yang dipimpin oleh Prof.Zheng selama 1997-1999 telah mengadakan penelitian di 4 rumah sakit besar di Provinsi Shang Dong, China. guna mengungkap kaitan antara kebiasaan menyusui anak dengan resiko terjadinya kanker payudara.

Berlainan dengan studi lain yang dilakukan atas kalangan wanita Barat umumnya – yang tidak menyimpulkan adanya temuan kaitan positif antara menyusui anak dengan resiko terkena kanker payudara – maka studi ini menelaah secara rinci beragam info yang meliputi : Usia pertama kali menyusui anak, rata-rata lama jangka waktu menyusui bagi setiap anak, jumlah anak yang disusui, lama menyusui

keseluruhan selama masa hidup yang telah dijalani, serta info tentang siklus haid dan faktor reproduksi.

Sejumlah total 440 temuan terjadinya kanker payudara diidentifikasikan dari seluruh responden yang merupakan pasien dari keempat rumah sakit besar yang berpartsipasi dalam penelitian. Hasil temuan mengungkap, bahwa terjadi penurunan sampai 50% dalam resiko terkena kanker payudara pada wanita yang menyusui anak selama lebih dari 24 bulan untuk setiap anak, jika dibanding dengan wanita yang menyusui anak sepanjang kurang dari 12 bulan lamanya.

Menurut Prof.Zheng menyusui anak lebih dari 24 bulan lamanya juga memiliki efek jangka panjang yang positip, karena ternyata efek mengurangi resiko terkena kanker itu teridentifikasi tidak hanya pada wanita yang masih aktif mengalami menopause, melainkan juga pada wanita yang telah melewati masa menopause /”post-menopausal”.

Sementara faktor usia pertama kali menyusui dan jumlah total anak yang disusui dipandang tidak memperlihatkan kaitan yang jelas terhadap resiko terkena kanker payudara.

Prof.Zheng menambahkan bahwa waktu diadakannya studi ini bersifat kritis berhubung sekarang ini Pemerintah China menganut kebijakan program anak tunggal dalam setiap keluarga. Artinya jika studi ini tidak sempat dilakukan pada waktu kini maka kesempatan akan menjadi hilang selamanya.

Dalam budaya China menyusui anak dalam jangka waktu yang lama secara sosial dipandang merupakan kegiatan yang dapat diterima dan berakibat baik bagi sang anak, hal yang dipandang sama sekali berbeda pada kebanyakan masyarakat di Barat.

Bukti ilmiah penelitian bidang kesehatan yang dilakukan di China menegaskan keuntungan bagi sisi kesehatan sang ibu dengan melakukan aktivitas menyusui anak.

Dengan pemahaman demikian semestinya menggugurkan sikap sebagian masyarakat dalam kehidupan modern masa kini di Indonesia yang seolah-olah menggunakan alasan demi “menjaga keserasian hubungan pasangan suami istri” atau pun “estetika tubuh” lalu menghindar dari tugas mulia para ibu guna menyusui anaknya. Khususnya bagi penganut agama Islam para ibu memang sangat dianjurkan untuk menyusui anak paling tidak sampai sampai berusia 2 tahun lamanya, sesuai petunjuk ayat Al-Quran dalam surat Al-Baqarah ayat 233 “Para Ibu hendaknya menyusukan anak-anaknya selama 2 tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuannya….”

( 22/03/01 SI-IPTEKnet dari info web Yale University ).

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: