Beranda > Balita > iBagaimana Gizi Buah Hati Anda

iBagaimana Gizi Buah Hati Anda

 

 

Agar si Kecil tak tampak kurus dan kekurangan gizi, Anda harus mengetahui dengan tepat kebutuhan gizi yang sesuai dengan perkembangan usianya. Sebab, kebutuhan gizi pada setiap tahapan pertumbuhan akan semakin meningkat. Setelah si Kecil hadir di pangkuan Ibu, dalam dua tahun pertama kehidupannya banyak sekali bantuan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan utamanya.
Karenanya memahami perkembangan keterampilan makan dan kebutuhan gizi bayi seusia ini akan sangat membantu. Semakin paham, semakin banyak bantuan yang Anda berikan. Hal ini akan makin menyenangkan Anda dan si Buah Hati dalam melewati masa-masa penting ini.· Usia Sampai 4 bulan : Masa ASI

Sejak baru lahir sampai usia 4 bulan, keterampilan makan yang dimiliki bayi hanyalah menghisap dan menelan. Saat kenyang dia akan berhenti menghisap atau tertidur dengan sendirinya. Semua dia lakukan secara refleks. Sampai usia ini, semua kebutuhan gizi bayi dapat dipenuhi oleh ASI, bayi akan menyusu sesering dia suka.

· Usia 4-6 bulan : Masa Peralihan

 

Pada masa ini gerakan bayi bukan lagi sekadar refleks, namun atas dasar kesadaran. Bayi mulai bisa menggerakkan lidah untuk memindahkan makanan dalam mulut. Juga menelan makanan berbentuk bubur, namun belum dapat mencerna makanan yang lebih padat. Karenanya, masa ini sering disebut masa peralihan. Bayi membutuhkan empat kali menyusu dan tiga kali makan tambahan terdiri dari dua kali bubur susu (40-50 gram bubuk) dan satu kali jus buah-buahan (50-100 ml). Dia sudah bisa menerima sereal dan juga buah, seperti pisang, yang dihaluskan.

· Usia 6-9 bulan : Masa Pengenalan Makanan Padat

Pada usia 6-9 bulan, gigi pertama si Kecil mulai tumbuh. Dia mulai belajar menggigit dan sudah bisa menggunakan gusi untuk mengunyah. Antara 6-7 bulan, bayi siap dikenalkan pada makanan padat. Jangan abaikan kesempatan ini, bila Anda kehilangan momen penting ini, akan sulit bagi bayi menerima jenis-jenis makanan lain di kemudian hari. Pada masa ini kebutuhan gizi bayi dalam sehari adalah: empat kali menyusu atau tiga gelas susu lanjutan (720 ml), dua kali makan bubur susu (40-50 gram bubuk), sekali makan bubur beras cincang ayam atau bubur kacang ijo, dan dua kali selingan jus buah (50-100 ml).

· Usia 9-12 bulan

Usia 9-12 bulan, bayi dapat menggigit sendiri makanan dengan menggunakan kelima jarinya, menggigit makanan seukuran mulutnya dan telah mahir mengunyah walaupun belum sesempurna orang dewasa. Dia juga mulai bisa memegang cangkir dengan kedua tangannya. Saat ini bayi juga senang memegang sendoknya sendiri saat makan, walaupun sering gagal menyuapkan makanan ke mulutnya.

Bayi seusia ini sudah mampu mengekspresikan lapar, dengan mengoceh memakai bahasanya. Kebutuhan gizinya dipenuhi melalui dua kali makan bubur susu (40-50 gram bubuk), sekali makan sup kacang polong atau bubur tepung beras merah dengan tahu, dan dua kali selingan jus buah (50-100 ml), ditambah dengan tiga gelas susu lanjutan (720 ml) atau ASI sesuka bayi. Pola makan demikian akan bertahan, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi sampai mencapai usia 3 tahun.

· Usia 12-19 bulan

Walaupun makan masih berceceran, dia berkeras menghabiskan makanan tanpa bantuan. Keterampilannya mengunyah sudah baik, walaupun masih belum sesempurna orang dewasa. Bayi sudah dapat mengontrol gerakan minum, ia dapat melakukan lima sampai enam kali teguk sekali minum tanpa tumpah.

· Usia 19-24 bulan

Bayi seusia ini sangat menyukai hal-hal yang berbau “upacara”. Misalnya, penggunaan kain tadah liur, memakai cangkir dan piring yang sama tiap kali makan, atau kehadiran orang tua dan saudara saat makan bersama. Di usianya yang kedua, dia sudah dapat menggenggam sendok seperti orang dewasa, mengarahkan sendok ke mulut dengan benar, begitu juga dengan gerakan bolak-balik mengambil makanan dari piring. Keterampilannya akan semakin baik pada usia 25 bulan. Ia bisa mengupas pisang, dan membuka makanan yang dikemas dalam kardus atau plastik.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: