Beranda > Asma > Serangan Asma Berat

Serangan Asma Berat

SEJAK umur 11 tahun saya menderita asma. Sampai saat ini umur saya 24 tahun dan serangan asma masih datang meski hanya dua-tiga bulan sekali. Serangan tersebut biasanya timbul setelah saya menderita flu. Meski serangan asma saya jarang, bila terjadi serangan cukup mengkhawatirkan.

Serangan hari pertama mulai dengan batuk-batuk, kemudian diikuti dengan sesak napas yang berat. Malam hari saya tak dapat tidur karena sesak. Saya jadi ketakutan dan berobat ke gawat darurat. Biasanya saya harus tinggal sekitar satu malam dan pagi harinya baru diperkenankan pulang.

Bulan lalu, saya benar-benar mengalami serangan berat. Setelah ditolong di unit gawat darurat saya harus dirawat di rumah sakit selama lima hari. Setelah pulang saya harus kontrol secara teratur dan setelah dua minggu baru saya bebas gejala.

Menurut dokter, asma saya termasuk jenis ringan karena serangannya jarang. Namun, karena serangan tersebut berat, saya dianjurkan berhati-hati. Saya harus menyediakan obat semprot di rumah dan tablet yang harus dimakan bila sesak tak berkurang. Saya juga dianjurkan agar bila timbul serangan segera ke rumah sakit, tidak boleh menunda terlalu lama bila dengan obat biasa sesak tak berkurang. Dokter saya cukup baik dan dia bersedia ditelepon bila saya sesak napas.

Pertanyaan saya apakah asma saya dapat sembuh? Apakah senam asma dapat membantu, di mana saya dapat mengikuti senam asma? Tahun depan saya merencanakan akan berkeluarga, apakah penyakit asma saya menjadi penghalang bagi saya untuk hamil? Mohon penjelasan dokter. (Rosma, Jakarta)

PENYAKIT asma merupakan penyakit yang sering dijumpai. Asma merupakan penyakit kronik dan dapat dibagi dalam asma ringan, sedang atau berat. Pembagian ini didasarkan pada riwayat kekerapan serangan sebelumnya, pemeriksaan klinis dan pemeriksaan penunjang.

Meski demikian, bila seseorang menderita asma kronik ringan tidak, berarti saat mengalami serangan asma akut juga akan ringan. Ini seperti yang Anda alami, meski menurut dokter asma Anda termasuk ringan pada serangan akut tampaknya terjadi serangan amat berat.

Rupanya komunikasi Anda dengan dokter amat baik. Ini menguntungkan dalam mengatasi asma Anda. Penyakit asma merupakan penyakit kronik karena itu Anda harus mengenal penyakit ini dengan baik. Dengan demikian, Anda dapat mencegah serangan dan bila terjadi serangan Anda tidak panik serta dapat mengambil langkah yang tepat. Bila penderita salah dalam menilai beratnya serangan asma maka serangan asma dapat menjadi berbahaya.

Salah satu sikap penderita yang kurang tepat dalam menghadapi serangan asma akut adalah mengangap enteng serangan dan menunda berobat ke gawat darurat. Penderita biasanya mengobati diri sendiri secara kurang tepat dan menanti dokter keluarganya berpraktik. Patut diperhatikan bila tidak cepat diobati serangan asma akut akan semakin berat.

Anda dapat meminta penjelasan pada dokter Anda cara menghadapi serangan asma akut. Obat apa yang harus digunakan, berapa lama obat itu bekerja. Bila tak ada perubahan apa yang harus dilakukan. Dengan cara ini Anda akan memperoleh pengobatan dalam waktu yang tepat. Penderita asma yang baru pulang dirawat dari rumah sakit, rentan terhadap serangan ulang. Karena itu, Anda perlu hati-hati dan jangan lupa menggunakan obat yang dianjurkan.

Pada penyakit asma, jika Anda dapat menghindari pencetus serangan dan menggunakan obat pencegahan dengan baik, maka asma Anda dapat terkontrol, artinya, Anda tidak mengalami lagi serangan asma. Pada penyakit asma kita tak menggunakan istilah sembuh karena penderita yang bebas serangan masih berisiko untuk mengalami serangan kembali. Jadi, upaya kita adalah bagaimana bebas serangan selama mungkin.

Senam dapat meningkatkan kemampuan Anda bernapas secara efisien dan ini dapat memperbaiki kapasitas paru Anda. Anda dapat menghubungi rumah sakit terdekat dengan rumah Anda, apakah mereka punya klub asma yang menyelenggarakan senam asma secara teratur. Bila tidak, Anda dapat menjadi angota klub asma di rumah sakit Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur.

Dengan upaya pencegahan yang baik dan menggunakan obat pencegahan secara teratur, Anda tidak perlu khawatir mengenai kehamilan. Sekalipun terjadi serangan asma selama kehamilan nanti serangan tersebut dapat diobati dengan obat-obat yang mempertimbangkan keadaan kesehatan ibu dan janin yang dikandung.

Jadi hadapilah masa depan Anda dengan optimis. Mudah-mudahan rencana Anda untuk berkeluarga tahun depan dapat terlaksana dengan baik. *

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: