Beranda > Asma > Kegemukan Permudah Asma

Kegemukan Permudah Asma

 

Anda yang memiliki tubuh gemuk atau kelebihan berat badan sebaiknya lebih waspada menjaga kesehatan.

Sejumlah penelitian menunjukkan tubuh gemuk cenderung lebih rentan terhadap beberapa jenis penyakit berbahaya, mulai dari tekanan darah tinggi, arthritis, hingga diabetes.

 

Dalam laporan terbaru jurnal kesehatan Archives of Internal Medicine, peneliti Italia mengungkapkan bahwa kegemukan (obesitas) mungkin pula ada kaitannya dengan penyakit asma karena berdasarkan hasil riset, orang pengidap asma cenderung punya berat badan berlebih atau obes.

 

Berdasarkan keterangan Dr. Sylvia Young dari Navy Environmental and Preventive Medicine Unit di Sigonella, Italia,

asma merupakan jenis penyakit yang menyerang 1 dari 18 orang Amerika. Seperempat dari populasi tersebut adalah orang yang obes (gemuk). Menurutnya, fakta ini semakin meningkatkan kekhawatiran bahwa obesitas mungkin saja dapat meningkatkan risiko asma.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian mengenai obesitas ini terus berkembang dan selalu menarik perhatian para ahli. Untuk itulah Young dan rekannya menguji hubungan antara asma dengan kegemukan (obesitas)

dengan cara membandingkan index massa tubuh (BMI).

Dalam penelitiannya Young melibatkan responden yang mengikuti sistem perawatan kesehatan militer diwilayah barat laut AS. Setelah memperhitungkan faktor usia dan jenis kelamin, peneliti mencatat bahwa responden yang didiagnosa mengidap asma memiliki 20 persen kecenderung

‘pre-obes’ (dengan nilai BMI antara 25 hingga 29,9) dibanding pasien lainnya.

 

Selain itu, setelah peneliti mengkategorikan hanya pasien yang pernah mendapat pengobatan saja yang dianggap mengidap asma, kecenderungan itu pun naik hingga mencapai 40 persen.

Hasil temuan mengindikasikan, pasien asma jauh lebih mendekati kategori obes (BMI sekitar 30 atau lebih) dibandingkan pasien lainnya dengan kecenderungan antara tiga hingga empat kali lipat. Pasien asma juga cenderung seorang wanita dan didiagnosis mengidap arthtritis dibanding dengan pasien yang tidak didiagnosis asma.

Nemun demikian, dalam komentarnya para peneliti tetap menekankan perlunya penelitian lanjutan untuk menentukan apakah obesitas memang dapat menyebabkan asma. (kompas)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: